Rabu, 08 Januari 2014

Day 2

ceritanya kita ngumpul bareng tmen (tapi cuman a dede yang keliatan, yang lainnya gak bisa terliat) trus lewatlah (raja ama reza) mereka naik motor, tetapi berpakaian costum futsal "pikir saya mereka mau latihan futsal jadi diabaikan" kita lanjut pergi soalnya udah pada nentuin tempat, rencananya kita mau pada rendem ke garut..............................................."kejadian itupun seakan-akan lenyap dan beralih kesuatu tempat, tetapi dimana???"
"cerita berlanjut di sebuah pendesaan dengan tmpat yang sunyi, rimbun akan pohon-pohon yang menjulang tinggi disanaterdapat sebuah pesantren yang cukup besar akan tetapi keadaan berubah hanya ada sepasang pria dan wanita"

merekapun berjalan berdampingan menghampiri pesantren tersebut, hingga mereka masuk ke sebuah ruangan yang terdapat murid" yang sedang duduk dengan meja yang berbaris rapi dan kursi disetiap meja tersebut sedang menunggu ketua pesantren tersebut, kemudian pria tersebut
menghapiri a dede yang tengah duduk sendirian, berapa lama kemudian datang seorang bapak-bapak yang menggunakan peci dan baju muslim layaknya ustad dengan jenggot berwarna putih dia berjalan menghampiri pria tadi dan memberikan sebuah buku yang tidak terlalu tebal dengan sampul gradien warna biru muda dan unggu pria tersebut diperintahkan untuk mencari satu ayat suci al-qur'an, tiba-tiba terliahatlah wanita yang tadi!! dan dia memotong pembicaraan dia berkata kepada ustad "dia kekasihku pa ustad" ustad tersebut hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya dan wanita itupun menghilang lagi entah kemana?. 
pria itu langsung mencari ayat tersebut dan entah kenapa ia tidak menemukan ayatnya, tetapi dia tidak menyerah dia langsung mencari sekali lagi dan tetap dia tidak menemukan ayatnya ia kebingungan "dia berkata padahal sya sudah menghabiskan dua kali buku ini untuk mencarinya" pria tersebut melihat ke arah ustad dan ustad pun berkata"sudah berapa ulang kali kamu mencari ayat tersebut?" pria itupun menjawab "dua kali" ustad "coba lakukan sekali lagi" pria tersebut melakukannya ia pun terkagetkan karena ayat yang ia cari terdapat pada halaman pertama, ustad meminta pria tersebut untuk membacanya si pria pun membaca dan entah kenapa pria itu hanya membaca dua kalimat saja dan ia terlihat seakan akan susah untuk berbicara lagi, pria"ada apa ini kenapa sya tidak bisa membacakan ayat tersebut lagi!!" sang ustad pun marah dan ia terlihat sangat murka... semua murid didalam ruangan tersebut menjadi rusuh bangkupun berserakan dimana-mana semua murid keluar dari ruangan tersebut akan tetapi hanya ada sembilan orang yang tidak bisa keluar dari ruangan tersebut termasuk pria itu. pria itu pun melihat jendela lalu ia pun naik untuk bisa keluar lewat jendela akan tetapi dari jendela tersebut keluarlah akar-akar yang merabat menutupi jendela tersebut lalu pria itu pun terhening, lalu datanglah sesorang bapak-bapak dan dia terlihat membawa tongkat bambu yang kurang lebih panjangnya 1,5m dengan dua garis pemisah bambu ia pun memberikan tongkat tersebut kepada si pria dan ia berkata "pegang tongkat ini, karena disini banyak yang aneh-aneh dan kamu haru benar-benar berani" dan bapak-bapak tersebut langsung pergi.
si pria pun melihat tongkat tersebut dan entah kenapa tongkat itu jadi lentur layaknya memegang kain ia pun terheran-heran.............................."kejadian itupun seakan-akan lenyap dan beralih kedalam suatu keadan???

"cerita berlanjut, dan pria tersebut melihat adanya acara pernikahan yang sangat ramai karena pernikahan tersebut kental sekali akan adat budaya jawa keraton dan dia pun menghapirinya dengan masih memegangkan tongkat bambu"

Si priapun masuk untuk melihat dan ia pun melipat tongkatnya dan disimpan disamping pintu masuk lalu ia masuk dan melihat, ia pun kaget karena terlihat ustad yang tadi, sang ustadpun berkata untuk melarang masuk si pria karena alasan dia membawa senjata dan sang ustadpun mengajak pria untuk berduel dengannya si pria itupun langsung mangambil tongkat itu dan bertempur dan tongkatnyapun menjadi lentur dan melingkari leher si pria jadi tongaktnya bisa dibuat pecut, setelah dipecutkan si tongkantnya pun langsung melingkar di lehernya kembali, setelah si pria mengalahkan sang ustad kerabat sang ustadpun juga ikut melawan si pria namun teman" si pria pun berdatanggan termasuk (a dede, raja dan reza) semua berduel dan bertempurrr...........kejadian itupun langsung menghilang.
setelah beberapa saat sang ustad menghampiri si pria dan berkata "maafkan saya karena telah menguji anda, karena sya menginginkan suami terbaik unutk menjaga dan membawa keponakanku dijalan yang benar' terima kasih karena anda mampu" dan sang ustad pun menyuruhnya untuk masuk kedalam dan mempersiapkan si pria untuk langsung menikah, si priapun berpikir "mmm.. ternyata sang ustad itu adlah omnya pacarku"


*biasanya kalo akhir ceritakan harus bahagiakan, tetapi saya keburu bangun dari mimipinya jadi ga tau selanjutnya gimana... 

**mohon komentnya dong, soalnya masih belajar dalam menuangkan tulisan.. terima kasih :-)

1 komentar: